The Wall

Image
“What a dear old wall that is that runs along by the river there! I never pass it without feeling better for the sight of it. Such a mellow, bright, sweet old wall; what a charming picture it would make, with the lichen creeping here, and the moss growing there, a shy young vine peeping over the top at this spot, to see what is going on upon the busy river, and the sober old ivy clustering a little farther down! There are fifty shades and tints and hues in every ten yards of that old wall. . . . It looks so peaceful and so quiet, and it is such a dear old place to ramble round in the early morning before many people are about.” Jerome K. Jerome, “Three Men In A Boat (To Say Nothing of the Dog)” Ch. 6 (1889)

Maulid Nabi (Indonesia)

Hai Kawan! Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini. Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali. Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, "Kamu harus dilahirkan kembali." Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. "Sebab upah dosa ialah maut" (Roma 6:23).

Follow this link for an English translation.

RENCANA KESELAMATAN ALLAH YANG SEDERHANA

Popular posts from this blog

Rock Me, Epictetus!

The Smooth-flowing Life